Layanan Donatur

Panduan Mudah Zakat Perniagaan

Zakat harta perniagaan adalah topik yang vital dan perlu diperhatikan jika Sahabat adalah seorang pebisnis. Zakat perniagaan adalah kewajiban yang harus ditunaikan, serta menjadi sarana menyucikan harta dan mempercepat keberkahan dalam usaha. Ketika Sahabat menanam modal, mengelola persediaan stok dagangan, serta meraih keuntungan dalam usaha, selalu ingat bahwa ada hak untuk delapan golongan asnaf dalam proses perniagaan tersebut.

Zakat perniagaan termasuk dalam zakat mal atau zakat harta. Zakat yang dikeluarkan dari harta yang diperjualbelikan, dengan tujuan memperoleh laba atau untung. Berdasarkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), harta niaga setidaknya memiliki dua motivasi. Pertama yaitu untuk berbisnis atau jual-beli, dan yang kedua adalah motivasi untuk memperoleh keuntungan. 

Sedekah Dapat Menghapus Dosa-Dosa

 

Dasar Syariah Zakat Harta Perniagaan

Perintah zakat harta perniagaan bersandar pada firman Allah dalam Al-Quran surat At-Taubah ayat 103 yang berbunyi, “Ambillah zakat dari harta mereka (guna) menyucikan dan membersihkan mereka, dan doakanlah mereka karena sesungguhnya doamu adalah ketenteraman bagi mereka. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS. At-Taubah ayat 103).

“Wahai orang-orang yang beriman, infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu. Janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu infakkan, padahal kamu tidak mau mengambilnya, kecuali dengan memicingkan mata (enggan) terhadapnya. Ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji” (QS. Al-Baqarah ayat 267).

Zakat harta perniagaan dihitung dari jumlah aset lancar kemudian dikurangi dengan utang jangka pendek atau utang yang jatuh temponya tidak lebih dari satu tahun. Apabila setelah dihitung, selisih antara aset lancar dan utang telah mencapai nisab yang ditetapkan, maka pebisnis muslim tersebut wajib menunaikan zakat dari harta niaganya.

Nisab dan Haul dalam Zakat Harta Perniagaan

Zakat harta perniagaan menuntut dua syarat utama, yaitu nisab dan haul. Nisab zakat niaga setara dengan harga 85 gram emas atau sekitar 20 dinar. Haul-nya minimal kepemilikan usaha selama satu tahun hijriyah. Jika aset lancar dikurangi utang jatuh tempo dalam satu tahun telah mencapai atau melebihi nisab, maka Sahabat wajib membayar zakat sebesar 2,5% dari jumlah selisih aset lancar tersebut. 

Cara Menghitung Zakat Harta Perniagaan

Bayangkan Sahabat memiliki aset usaha senilai Rp 300 juta dan utang jangka pendek sebesar Rp 50 juta, sementara harga emas saat ini Rp 1 juta/gram, maka perhitungannya:

Nilai zakat = aset – utang = 300 – 50 = 250 juta.

Nisab = 85 x 1 juta = Rp 85 juta → artinya Sahabat wajib menunaikan zakat harta perniagaan. 

Zakat = 2,5% x Rp 250 juta = Rp 6.250.000

Bolehkah Menunaikan Zakat Harta Perniagaan Sebelum Haul?

Menurut mayoritas ulama, zakat perniagaan dapat dikeluarkan segera setelah harta mencapai nisab tanpa harus menunggu haul. Dasarnya adalah riwayat bahwa Rasulullah saw. memberi keringanan (rukhsah) kepada ‘Abbas dalam menyegerakan zakat meski haul belum terpenuhi. 

Dari Ali bin Abi Thalib r.a., dia berkata, ”Al ‘Abbas pernah bertanya kepada Rasulullah saw. mengenai penyegeraan zakat sebelum haulnya. Maka Rasulullah saw. memberikan rukhsah (keringanan) dalam hal yang demikian itu.” (HR Tirmidzi no 673 dalam Sunan At Tirmidzi, dan Al Hakim no 5431 dalam Al Mustadrak ‘Ala Al Shahihain. Hadits ini dinilai sahih oleh Imam Al Hakim dan penilaian ini disepakati oleh Imam Dzahabi).

Selanjutnya diterangkan dalam hadits dari Ali bin Abi Thalib r.a., bahwa Rasulullah saw. telah bersabda kepada ‘Umar, ”Sesungguhnya kita telah mengambil zakat dari Al ‘Abbas pada tahun yang awal (lalu) untuk tahun ini. (‘aamal awwali li al ‘aami).” (HR Tirmidzi no 674 dan Al Daruquthni no 2033).

Berdasarkan hadis di atas, Imam Syaukani berkata, ”Boleh hukumnya menyegerakan membayar zakat sebelum berlalunya haul, walaupun untuk dua haul (dua tahun). Inilah pendapat Syafi’i, Ahmad, Abu Hanifah, juga pendapat Al Hadi dan Al Qasim” (Imam Syaukani, Nailur Authar, hlm. 816).

Syarat Menunaikan Zakat Harta Niaga

Dalam menunaikan zakat harta niaga, ada syarat-syarat wajib yang perlu dipenuhi oleh Pebisnis Muslim, yaitu:

  • Dalam kondisi merdeka, mampu secara finansial
  • Harta milik pribadi dan bebas dari sengketa
  • Barang niaga dimaksudkan untuk diperjualbelikan, bukan konsumsi pribadi
  • Harta niaga telah mencapai nisab
  • Harta telah dimiliki selama satu tahun, kecuali bila langsung segera dizakati sesuai dengan imbauan ulama untuk mensegerakan zakat.

Waktu Terbaik untuk Membayar Zakat Perniagaan

Waktu ideal pembayaran zaat harta perniagaan adalah pada akhir tahun hijriyah, menjelang pergantian Muharram. Namun, zakat juga boleh ditunaikan lebih awal saat telah mencapai nisab, maka tidak menunggu haul pun tetap dapat dihitung sah. 

“Tiap-tiap sesuatu ada zakatnya dan zakat perdagangan adalah pada akhir tahun” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi).

Tunaikan Zakat Harta Perniagaan

Zakat harta perniagaan adalah kewajiban spiritual dan sosial yang menyatukan nilai ibadah dengan kebermanfaatan ekonomi. Dengan memahami hukumnya, seorang pebisnis muslim dapat menunaikan kewajiban ini dengan tenang dan tepat sasaran. Zakat perniagaan merupakan wujud syukur atas rezeki yang Allah titipkan, serta sarana berbagi untuk delapan golongan mustahik yang menerimanya. Semoga dengan menunaikan zakat, harta menjadi lebih bersih, usaha semakin diberkai, dan relasi sosial dalam umat semakin kuat.

Baca Juga: Zakat Mal untuk Siapa? Berikut Hukum dan Ketentuan Menurut Al-Quran

Baca Juga: Zakat Maknanya untuk Umat Islam dalam Al Quran

Alirkan Kebaikan

Baca Kabar Lainnya

artikel cover
Merawat Fitrah Anak untuk Berbagi Sejak Dini
palestina
Doakan ini untuk Saudara Kita di Palestina
solat sunnah
Keutamaan dan Tata Caranya Sunnah Rawatib
artikel cover (1)
Utamakan Zakat sebagai Bekal Akhirat
zakat sekarang
UIN Saizu dan Dompet Dhuafa Sukses Ajak Mahasiswa Wujudkan Gerakan Wakaf Produktif
artikel cover
Bagaimana Zakat Profesi Menghadirkan Keberkah dari Setiap Penghasilan?
zakat perniagaan
Panduan Mudah Zakat Perniagaan
zakat mal indonesia
Zakat Mal untuk Siapa? Berikut Hukum dan Ketentuan Menurut Al-Quran
zakat dalam al quran
Zakat Maknanya untuk Umat Islam dalam Al Quran
kepemimpinan sahabat nabi
Mengenal Kepemimpinan dari Utsman bin Affan yang Berpengaruh

Layanan Donatur